Leg day adalah istilah dalam dunia fitness yang merujuk pada hari latihan yang secara khusus difokuskan untuk melatih otot kaki. Meski sering dianggap melelahkan, leg day justru memiliki peran besar dalam membangun kekuatan tubuh secara keseluruhan.
Apa Itu Leg Day?
Secara umum, leg day adalah sesi latihan yang menargetkan otot tubuh bagian bawah, mulai dari paha hingga betis. Latihan ini biasanya dimasukkan dalam program split workout agar setiap kelompok otot mendapat porsi latihan yang seimbang.
Otot utama yang dilatih saat leg day antara lain:
- Quadriceps (otot paha depan)
- Hamstring (otot paha belakang)
- Glutes (otot bokong)
- Calves (otot betis)
Mengapa Leg Day Tidak Boleh Dilewatkan?
Banyak orang menghindari latihan kaki karena intensitasnya tinggi. Padahal, leg day adalah fondasi penting untuk membangun tubuh yang kuat dan stabil.
- Meningkatkan kekuatan tubuh bagian bawah
- Membantu pembakaran kalori lebih optimal
- Menjaga keseimbangan bentuk tubuh
- Mendukung performa olahraga lain
Leg Day Melatih Otot Apa Saja?
Selain otot kaki, latihan leg day juga melibatkan otot inti sebagai penopang gerakan. Oleh karena itu, leg day adalah latihan yang efektif untuk meningkatkan stabilitas dan daya tahan tubuh.
Contoh Latihan Saat Leg Day
Berikut beberapa latihan yang umum dilakukan dalam sesi leg day:
- Squat
- Lunges
- Leg Press
- Deadlift variasi
- Calf Raises
Seberapa Sering Leg Day Dilakukan?
Idealnya, leg day dilakukan 1–2 kali dalam seminggu. Waktu istirahat diperlukan agar otot kaki dapat pulih dan berkembang dengan optimal.
Kesimpulannya, leg day adalah bagian penting dari program latihan yang tidak seharusnya dilewatkan. Dengan latihan yang konsisten, Anda dapat membangun kaki yang kuat, tubuh yang seimbang, dan performa olahraga yang lebih baik.
